Translate

Rabu, 05 Oktober 2016

Proses Public Reations

Setelah beberapa minggu lalu blog ini sudah membahas tentang dasar-dasar Manajemen Public Relations, kalian ini kita akan membahas mengenai proses public relations! :D Public Relations memiliki 4 langkah proses PR, yaitu :

  1. Definisi Permasalahan; apa yang terjadi sekarang? (Analisis Situasi) Seorang PR yang baik harus bisa menganalisis situasi sekitarnya. Baik itu internal perusahaan atau diluar perusahaan. Agar segala sesuatu yang ingin dikomunikasikan berjalan sesuai dengan keinginan seorang P.R tersebut. Namun, dalam melihat situasi ini, seorang P.R tidak boleh memeintah bawahannya atau orang lain untuk melakukan pekerjaannya. Situasi yang ada di sekitar perusahaan harus dikerjakan oleh P.R sendiri tapi tidak menutup kemungkinan dapat dibantu pihak lain. Proses pengumpula data juga harus dijalankan oleh P.R, karena proses setelah menganalisis situasi ini akan dilakukan juga oleh P.R
  2. Perencanaan dan Program; apa yang harus kita lakukan, katakan dan mengapa alasannya? (Strategi) Setelah melihat situasi tersebut, seorang P.R wajib menyusun program dari apa yang sudah dipantau sebelumnya. Hal ini memudahkan seorang P.R untuk bekerja agar sesuai struktur yang sudah direncanakan dan tidak lupa step atau tahapan ketika hendak mengimplementasikan rencana tersebut. Dan dalam proses perencanaan yang sudah dikerjakan oleh P.R harus ditetapkan dengan keputusan bersama dan dukungan penuh dari prusaaan tersebut.
  3. Aksi dan Komunikasi; bagaimana dan kapan kita bertindak dan mengatakan hal tersebut (Implementasi) Dari rencana yang sudah disusun oleh P.R, barulah bisa ditentukan cara untuk menjalankan rencana tersebut. Adanya strategi yang sudah disusun sebelumnya sangat berperan penting untuk menjalankan proses kerjanya seorang P.R.
  4. Evaluasi Program; bagaimana kita telah melakukannya (Evaluasi) Setelah semua proses sudah dijalankan, seorang P.R diakhir pekerjaanya wajib mengevaluasi segala sesuatu mulai dari awal-akhir pekerjaannya. Hal ibi dilaksanakan agar mengerti kesalahan dalam bekerja disisi mana, dan sebagai bahan koreksi P.R perusahaan tersebut agar tidak melakukan kesalahan yang sama dikemudian hari. Atau evaluasi ini juga bisa dijadikan acuan untuk bekerja lebih inovasi dan kreatif dalam melihat situasi, menyusun strategi, dan mempraktikannya dengan cara yang baru, hal ini akan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan nilai positif dimata stakeholder dan masyarakat.

Public Relations juga harus mengerti bagaimana cara mengidentifikasi masalah. Bagaimana cara mengidentifikasi masalah tersebut? 
  • Pengumpulan Fakta, ada beberapa cara untuk mendapatkan fakta-fakta yang ada antara lain. 
    *Riset (desain; pengumpulan data primer, pengolahan data dan perumusan data): sampel yang diambil; jenis penelitian; lokasi responden; lamanya penelitian
    *Data-data sekunder
    *Content analysis. Analisis berita dari media-media utama.
    *Clipping service. Berita yang dianalisis disebar kepada eksekutifyang berkepentingan dan dimintai komentar. Berita-berita tertentu perlu diumumkan kepada karyawan.
  • Penelitian, dibutuhkan untuk mendapatkan fakta atas simtom masalah dan untuk melakukan evaluasi. Prelimenary survey: fakta yang masih harus diuji kebenarannya. Penelitian ini dibagi menjadi tiga, yaitu penelitian informal (Praktisi PR harus mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya terutama yang menyangkut opini dan sikap karyawan terhadap pekerjaan), penelitian sekunder (data yang telah dikumpulkan dan diolah oleh pihak ketiga, pihak ketiga disini maksutnya sumber lain fakta yang ada misalnya artikel yang ada kaitannya dengan suatu lembaga. Dan membiasakan diri melakukan skimming atau membaca cepat), dan penelitian formal (Biasanya menggunakan jasa riset dan perusahaan konsultan lain, degan cara wawancara FGD atau penelitian statisti dan membutuhkan keahlian khusus sekaligus menyita banyak waktu)
  • Teknik Riset Formal (Ilmiah) ada beberapa cara untuk melakukan riset informal secara ilmiah, yaitu:
    *Analisis Isi. Menghitung verbal content dari pesan tertulis/lisan yang sudah ditranskripsikan. Kiping berita; chatroom; laporan tahunan dan publikasi lain dari pesaing.
    *Riset survei. Pengujian secara hati-hati dan terperinci terhadap pengetahuan, persepsi, sikap dan opini dari anggota masyarakat yang beragam. Data demografis dan data opini.
    *Riset Eksperimental.
    a.Eksperimental laboratorium
    b.Eksperimental lapangan

Empat tahap diatas adalah hal-hal yang harus dijalankan dalam Public Relations yang ada di suatu perusahaan atau instansi readers :D. Setelah ini kita akan membahas mengenai "Perencanaan Program P.R berdasarkan Analisis Lingkungan, Situasi dan Kondisi)  

Materi Perkuliahan :
Senin, 05 September 2016 

Minggu, 04 September 2016

Public Reations itu PENTING!!

Hai readers, setelah minggu lalu di blog aku sudah membahas pengantar Manajemen Public Relations, kali ini aku akan membahas pentingnya Public Relations itu sendiri, hal ini bisa digunakan baik di instasi (lembaga) atau organisasi yang ada. So, lets start it! ;) 

Seperti yang kita tahu, sebuah instansi atau organisasi pasti membutuhkan Manajemen yang berlaku didalamnya. Misalnya Manajemen waktu agar semua yang ditargetkan sesuai dengan apa yang diinginkan, Manajemen keuangan agar segala bentuk anggaran dalam mewujudkan suatu rencana bisa terperinci dengan baik dan bisa diatur sesuai dengan budget (tidak lebih dan tidak kurang) Nah, ternyata Public Relations juga berkaitan dengan Manajemen. Public Relations sebagai alat Manajemen. Berikut adalah penjelasannya
1. Secara struktual HUMAS merupakan bagian dari Organisasi, yang berarti fungsi yang melekat pada Manajemen Perusahaan. 
2. Fungsi Komunikasi dua arah antara lembaga dan publik peranannya turut menentukan sukses tidaknya visi, misi dan tujuan organisasi dan perusahaan. 
3. Humas disesuaikan sesuai fungsinya. Namun banyak organisasi atau perusahaan tidak memfungsikannya dengan baik.
4. Seorang HUMAS berada dibawah kedudukan pimpinan, tidak boleh sejajar dan tidak boleh dibaah bagan yang lainnya. Secara struktur harus sama dengan fungsi.

Selain itu, Public Relations juga memiliki strategi dalam Manajemen Orgnisasi, yaitu:
1. Mengevaluasi opini publik
2. Identifikasi kebijakan dan prosedur organisasi untuk kepentingan publik (bisa  dievaluasi berasarkan masukan)
3. Merencaakan dan melaksanakan program kegiatan berdasarkan penelitian (memantau sejauh mana pijakan unuk membuat perencanaan)
4. Menciptakan dan mengembangkan persepsi baik bagi organisasi, perusahaan, lembaga atau produknya terhadap masyarakat yang mempunyai dampak positif bagi masa depan perusahaan, lembaga, perusahaan, dan produknya. 

Cara kerja Manajemen Organisasi secara operasionalnya, yaitu:
  • Melaksanakan penelitian (apa output dan feedback khalayak. Penelitian ini bersifat opinion atau riset motivasi)
  • Perencanaan, penyusunan suatu program acara.
  • Pengkoordinasian, mengkoordinasi suatu tim kerja dengan menentukan kerjasama dan keterlibatan bagian atau devisi lainnya dalam suatu koordinasi tim yyang solid sebagai upaya pencapaian tujuan perusahaan. 
  • Produksi: bentuk produksi yang dihasilkan oleh HUMAS berupa produk publikasi dan promosi upaya mendukung perluasan pemasaran produk yang berpengaruh pada perusahaan. Ada dua macam memproduksikan suatu brand atau perusahaan, yaitu:
    • Hard Selling : Menjual Produk
    • Soft Selling   : Menginformasikan CSR (Corpoorate Social Responbility) perusahaan tersebut pada khalayak.
  • Partisipasi khalayak atau ekonomi, melakukan suatu komunikasi timbal balik bagi kepentingan manajemen organisasi juga publiknya kegiatan CSR.
  • Nasehat (Advisory), diharapkan HUMAS bisa mmberikan sumbangan saran kepada pimpinan berkenan dengan penyesuaian kebijakan yang demi untuk kepentingan publik. 

Last but not least ~ Setelah membaca apa itu pentingnya Public Relations bagi suatu Manajemen Organisasi, ada tahapan yang penting dan berguna bagi jalannya kinerja Public Relations, yaitu :
  1. Menentukan Masalah, diharapkan memperoleh fakta-fakta yang ada, yaitu mencari informasi, data yang menjadi pijakan dalam mengambil langkah selanjutnya. Tahapan ini memnjawab pertanyaan "Apa Yang Sedang Terjadi?" 
  2. Perencanaan dan Penyusunan Program, bisa menjawab pertanyaan yang ada. (Penyusunan Program, Merumsukan Tujuan Program, Strategi Komuikasi. Pada tahapan ini menjawab pertanyaan "Apa Yang Harus Dilakukan?")
  3. Aksi dan Komunikasi adalah aktualisasi mengundang wartawan untuk klarifikasi (press conference) Menjawab pertanyaan "Bagaimana Melaksanakannya?"
  4. Evaluasi, langah terakhir untuk mengetahui dan menilai apa yang sudah dilakukan sesuai dengan apa yang diencanakan. ahapan ini menjawab pertanyaan "Apa Yang Sudah Dilakukan?" 
OKEE readers itu tadi adalah bebrapa pembahasan materi pentingnya Public Reations bagi Manajemen Organisasi. Bagaimana cara kerja operasionalnya, sampai tahapan apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan Public Relations dimana ada masalah di suatu perusahaan atau organisasi yang ada. Semoga bisa membantu ^^ 

Materi Perkuliahan:
Senin, 29 Agustus 2016

Jumat, 26 Agustus 2016

Pengantar MPR (Management Public Relations)

Hai reader!! :D kali ini di blog saya akan membahas beberapa materi mengenai Management Public Relation :). Setelah sekian lama blog ini berdebu karena lama ga dibuka ya haha :p. Oke, Sebelum saya membahas lebih dalam mengenai materi ini, Mari kita sama-sama belajar dasar dari materi perkuliahan ku kali ini :).

Menurut George R. Terry yang disebut-sebut sebagai bapak ilmu management menyatakan bahwa, memimpin, mengangani, mengatur dan membimbing adalah sebuah proses yang khas dan tindakan seperti perencanaan, pengorganisasian, pengaktifan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan SDM dan sumber daya lainnya. Garis bawahi pada kalimat perencanaan, pengorganisasian, pengaktifan dan pengawasan yang dilakukan  untuk menentukan serta mencapai sasaran ya :). OKE , next kita akan belajar mengenai definisi dari Public Relations.

Menurut Scott M, Cutlips dan Allen H Centre, P.R adalah usaha perencanaan untuk mempengaruhi pendapat (mempengaruhi orang lain) menjadi karakter yang baik dan tanggun jawab. Pelaksanaan berdasarkan kepuasaan komunikasi dua arah antar sesama. Lalu apa hubungan dan persamaan antara Management dan Public Relations ???

Jadi Management Public Relations adalah suatu usaha atau kegiatan yang akan dilakukan, namun sebelumnya ada proses merencanakan, mengatur, dan mempengaruhi. Tujuannya adalah agar target-target tertentu yang dituju percaya terhadap apa yang sudah direncanakan sebelumnya, sekaligus mendapatkan feedback yang baik (win-win solution) antara kedua belah pihak. Fungsi dari Management sendiri adalah: 
  • Mengevaluasi Sikap Publik
  • Mengidentivikasi kebijakan, prosedur dan organisasi yang punya kepentingan publiknya
  • Merencanakan dan Melaksanakan penggiatan aktifitas PR/HUMAS.
Namun, kebanyakan dari kita masih belum memahami betul apa itu perbedaan dari HUMAS (Hubungan Masyarakat) dengan P.R (Public Relation). FYI ya reader, HUMAS adalah profesi yang dikerjakan dalam lingkup kecil di sebuah instasi atau lembaga yang ada. Hal yang dikerjakan oleh seorang profesional HUMAS adalah sebagian kecil yang dilakukan oleh bagian P.R. Sedangkan P.R atau Public Relations adalah suatu profesi yang dilakukan dalam publik yang luas baik internal atau eksternal instasi atau lembaga tersebut. Seorang P.R juga membantu atasannya untuk menangani problem dan isu yang ada. Dan menggunakan riset sebagai alat utamanya untuk menyelesaikan pekerjaanya dan masalah yang ada. 

Selain itu Public Relations adalah fungsi management tertentu yang membantu membangun dan menjaga komunikasi. Pemahaman bersama perencanaan mutual antara organisasi dan publiknya (adanya kesamaan pikiran). Public Relations juga memiliki peranan dalam suatu organisasi (Inward Looking dan Outward Looking), yaitu:
  • Penasehat Ahli
  • Fasilitator Komunikasi
  • Fasilitator Proses Pemecahan Masalah 
  • Teknisi Komunikasi
Berikut ini adalah definisi Public Relations Menurut para ahli :  
  • Rex F. Harlow, Public Relations adalah fungsi manajemen tertentu yang membantu memangun dan menjaga lini komunikasi, pemahaman bersama, penerimaan mutual, dan kerja sama antara organisasi dan publiknya.
  • Joyce C. Gordon, P.R adalah Taksiran diri dan simbol dalam interaksi berdasarkan pilihan yang lain. 
  • Howard Bonham, Public Relations adalah suatu seni untuk menciptakan pengertian publik secara lebih baik, sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap seseorang atau suatu organisasi atau badan. 
Ada empat model Public Relations menurut Grunig Hunt, yaitu 
1.Two Way Communication Symetrical adalah model komunikasi simetris dua arah timbal balik, yang menggambarkan bahwa propaganda atau kampanye melalui komunikasi dua arah timbal balik yangberimbang. Model ini dapat memecahkan suatu konflik terjadi dan mampu memperbaiki pemahaman publik secara strategic yang dapat diterima dan dianggap lebih etis dalam penyampaian pesan atau informasi melalui teknik komunikasi yang membujuk untuk membangun saling pengertian, mendukung, mempercayai dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak (Grunig dalam Ruslan, 2002:105) 
2. One Way Communication Asymetrical adalah suatu model komunikasi yang tidak ada komunikasi dua arah antara pihak instasi atau lembaga dengan yang bersangkutan. Sekaligus tidak adanya usaha untuk mengingkatkan citra baik kepada msyarakat atau sasaran lainnya demi kelangsungan hidup perusahaanya. 
3. Two Way Communication Asymetrical adalah model yang melakukan komunikasi dua arah dan tidak menutup diri untuk menjawab pertanyaan dan komplain dari masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menginkatkan performa suatu instasi atau lemaga tersebut. 
4. One Way Communication Symetrical adalah model ini melakukan kegiatan komunikasinya cepat menanggapi suatu masalah namun terlalu cepat menyimpulkan penyebabnya yang belum tentu terbukti kebenarannya. Timbulnya komunikasi satu arah dalam model ini disebabkan oleh faktor masyarakat yang kurang memperhatikan tindakan atau pesan yang sudah disampaikan. Meskipun cara-cara yang sudah dilakukan adalah untuk memberi citra positif dan performa yang baik dimata masyarakat.

Materi Perkuliahan
Senin, 22 Agustus 2016

SOURCE :
http://duniarastarobbymarley.blogspot.co.id/2012/09/10-definisi-public-relations-dari-para.html